Jumat, 06 Maret 2015
Kaidah Dasar Tafsir Amali
Mohon Perhatian:
1. Al Qur'an adalah petunjuk Allah untuk manusia, karenanya setiap kalimat dalam Al Qur'an tentu merupakan petunjuk yang dapat diamalkan. baik itu amal positip(berupa perintah) maupun amal negatif (berupa larangan).
2.Dalam Tafsir Amali ini, Al Qur'an sebagai sebuah kitab akan dipahami atau didekati sebagai sebuah kitab. Sehingga pemahamannya akan urut dari depan dan tidak dibolak-balik, artinya sesuatu ayat yang belum dibaca tidak akan dijadikan sebagai hujah. Akan tetapi hadis yang berkenaan dengan hal yang dibahas dapat dipakai sebagai rujukan.
3. Setiap amalan yang terkandung dalam pemahaman Al Qur'an ini hendaknya segera dikerjakan, karena pada ayat selanjutnya kemungkinan ditemukan ayat senada yang kandungan amalannya akan diperberat persyaratannya. (Rangkaian yang demikian akan coba tulis secara urut jika nanti ditemukan).
4. Pertanyaan yang tidak terkait dengan tafsir ini, tak akan dijawab di halaman ini.
5. Mudah-mudahan bisa diamalkan dan bermanfaat di dunia dan akhirat.
Yogyakarta, 2 Muharram 1436 H
Lutfi Effendi SAg, MSI
Langganan:
Posting Komentar (Atom)

siapakah yg memuali tafsir amali pak ?
BalasHapusIni merupakan pengenbangan tafsir amali yg telah dilakukan KHA Dahlan
Hapus